📖 Panduan Harian🕌 Mazhab Syafi’i✨ Arab · Latin · Terjemah
Panduan Lengkap Sholat Fardhu
Rukun, sunnah, bacaan sholat, pilihan doa iftitah, pilihan bacaan sujud, pilihan bacaan duduk di antara dua sujud, qunut Subuh, dan panduan sujud sahwi. Dibuat dengan tampilan modern, ringan, mudah dibaca untuk generasi Z, dan dilengkapi fitur audio aman untuk bacaan Al-Qur’an dari qari tepercaya. Suara otomatis browser/TTS dinonaktifkan agar tidak menyesatkan tajwid.
📅 Tanggal pembuatan: 18 Juni 2026✍️ Disusun oleh: MJ
Disclaimer Mazhab: Panduan ini disusun menurut kaidah fikih Mazhab Syafi’i yang umum diamalkan di Indonesia. Pada sebagian bacaan dan tata cara, terdapat perbedaan pendapat yang sah dalam mazhab lain. Untuk kasus khusus, sangat dianjurkan merujuk kepada ustadz, guru fikih, atau lembaga keagamaan terpercaya.
🎧 Fitur Audio Tajwid Aman
Perbaikan penting: suara otomatis browser/TTS sudah dinonaktifkan karena belum dapat menjamin makhraj, panjang-pendek, ghunnah, dan waqaf yang benar. Agar tidak menyesatkan, audio hanya diaktifkan untuk bagian ayat Al-Qur’an yang ditautkan ke rekaman qari tepercaya.
Untuk versi ini, contoh audio Al-Qur’an memakai rekaman Syekh Abdurrahman As-Sudais. Bacaan non-Qur’an seperti doa iftitah, rukuk, sujud, tasyahud, qunut, dan dzikir tidak memakai TTS. Audio untuk bagian tersebut baru sebaiknya ditambahkan jika tersedia file MP3 resmi/terverifikasi dari guru tahsin, imam, atau qari yang benar bacaannya.
Audio siap. Klik tombol tes di sini, atau tombol 🎧 Audio Qari di dekat bacaan Al-Qur’an.
Sholat fardhu adalah ibadah wajib yang harus dikerjakan oleh setiap Muslim yang telah baligh dan berakal.
Subuh 2 rakaat
Zuhur 4 rakaat
Ashar 4 rakaat
Maghrib 3 rakaat
Isya 4 rakaat
Panduan ini disusun dengan pendekatan fikih yang umum digunakan di Indonesia, yaitu Mazhab Syafi’i. Tanggal pembuatan file: 18 Juni 2026. Disusun oleh: MJ.
Disclaimer: Pada sebagian bacaan dan tata cara sholat terdapat perbedaan pendapat yang sah dalam mazhab lain. Panduan ini dimaksudkan sebagai panduan harian praktis, bukan pengganti bimbingan guru fikih untuk kasus khusus.
🔗 Pengingat Cepat
Panduan Adab dan Syarat Sholat
Sebelum masuk ke bacaan sholat, pembaca dianjurkan mengecek kembali dua hal utama: adab ketika hendak sholat dan syarat sah sholat. Gunakan tautan cepat berikut sebagai pengingat.
Sebelum melaksanakan sholat, seseorang harus memenuhi syarat sah sholat. Sebelumnya, pembaca juga dapat membuka Panduan Adab Sholat sebagai pengingat kesiapan lahir dan batin.
Islam
Masuk waktu sholat
Suci dari hadas
Badan, pakaian, tempat suci
Menutup aurat
Menghadap kiblat
Mengetahui sholat fardhu
3. Rukun Sholat Fardhu
Rukun sholat adalah bagian pokok yang wajib dilakukan dalam sholat. Jika salah satu rukun ditinggalkan dengan sengaja, maka sholat tidak sah.
Sujud sahwi tidak menggantikan rukun yang tertinggal. Jika rukun tertinggal, rukun tersebut harus disempurnakan.
Niat
Berdiri bagi yang mampu
Takbiratul ihram
Membaca Surat Al-Fatihah
Rukuk
Tuma’ninah dalam rukuk
I’tidal
Tuma’ninah dalam i’tidal
Sujud dua kali
Tuma’ninah dalam sujud
Duduk di antara dua sujud
Tuma’ninah dalam duduk di antara dua sujud
Tasyahud akhir
Duduk untuk tasyahud akhir
Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ pada tasyahud akhir
Salam pertama
Tertib
Penjelasan Singkat Rukun
Niat dilakukan di dalam hati ketika takbiratul ihram. Contoh niat dalam hati: “Saya berniat sholat fardhu Subuh dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Berdiri wajib bagi yang mampu. Jika tidak mampu, boleh sholat sambil duduk atau berbaring sesuai kemampuan.
Tuma’ninah berarti tenang sejenak dalam posisi rukun, tidak tergesa-gesa.
4. Sunnah Sholat
Sunnah sholat adalah amalan yang dianjurkan dalam sholat. Jika dikerjakan mendapat pahala dan menyempurnakan sholat. Jika ditinggalkan, sholat tetap sah.
Sunnah Ab‘adh
Sunnah ab‘adh adalah sunnah yang sangat dianjurkan. Jika lupa mengerjakannya, disunnahkan melakukan sujud sahwi.
Tasyahud awal
Duduk tasyahud awal
Membaca shalawat kepada Nabi ﷺ pada tasyahud awal
Membaca qunut Subuh
Berdiri ketika membaca qunut Subuh
Membaca shalawat dan salam dalam doa qunut
Membaca shalawat kepada keluarga Nabi ﷺ pada tasyahud akhir
Sunnah Hai’ah
Sunnah hai’ah adalah sunnah pelengkap. Jika tertinggal, tidak perlu sujud sahwi.
Mengangkat kedua tangan ketika takbiratul ihram, akan rukuk, bangkit dari rukuk, dan berdiri dari tasyahud awal
Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri ketika berdiri
Membaca doa iftitah
Membaca ta’awudz sebelum Al-Fatihah
Membaca amin setelah Al-Fatihah
Membaca surat atau ayat Al-Qur’an setelah Al-Fatihah pada rakaat pertama dan kedua
Membaca takbir intiqal ketika berpindah gerakan
Membaca tasbih ketika rukuk dan sujud
Membaca tahmid ketika i’tidal
Membaca doa duduk di antara dua sujud
Duduk iftirasy dan duduk tawarruk
Memberi salam kedua
Melihat ke tempat sujud
Khusyuk dan menghadirkan hati
5. Urutan Praktis Sholat Fardhu
Berdiri menghadap kiblat
Niat di dalam hati
Takbiratul ihram
Membaca doa iftitah
Membaca ta’awudz
Membaca basmalah dan Al-Fatihah
Membaca amin
Membaca surat atau ayat Al-Qur’an
Rukuk
I’tidal
Sujud pertama
Duduk di antara dua sujud
Sujud kedua
Berdiri ke rakaat berikutnya
Tasyahud awal pada rakaat kedua untuk sholat 3 atau 4 rakaat
Tasyahud akhir pada rakaat terakhir
Membaca shalawat dan doa sebelum salam
Salam pertama ke kanan dan salam kedua ke kiri
6. Bacaan Sholat Lengkap
6.1 Takbiratul Ihram
Arab
اَللّٰهُ أَكْبَرُ
Latin
Allāhu Akbar
Terjemah
Allah Maha Besar.
6.2 Doa Iftitah
Doa iftitah dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum ta’awudz serta Al-Fatihah. Hukumnya sunnah. Cukup pilih salah satu.
Inna shalātī wa nusukī wa maḥyāya wa mamātī lillāhi rabbil-‘ālamīn.
Lā syarīka lah, wa bidzālika umirtu, wa anā minal-muslimīn.
Terjemah
Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku kepada Allah yang menciptakan langit dan bumi, dengan lurus dan berserah diri, dan aku bukan termasuk orang-orang musyrik.
Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam.
Tidak ada sekutu bagi-Nya. Demikianlah aku diperintahkan, dan aku termasuk orang-orang yang berserah diri.
Untuk pemula, cukup membaca Pilihan 1. Jika sudah hafal, boleh membaca Pilihan 2. Sebagian orang membaca keduanya secara berurutan, tetapi untuk panduan harian cukup memilih salah satu agar tidak memberatkan.
6.3 Ta’awudz
Arab
أَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
Latin
A‘ūdzu billāhi minasy-syaithānir-rajīm
Terjemah
Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.
6.4 Basmalah
Arab
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Latin
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm
Terjemah
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Qul huwallāhu aḥad. Allāhush-shamad. Lam yalid wa lam yūlad. Wa lam yakun lahū kufuwan aḥad.
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Katakanlah: Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.
📖 Pemutar Al-Qur’an — Pilih Surat & Ayat
Selain Al-Ikhlas di atas, Anda dapat memilih surat lain dan menentukan rentang ayat. Ayat yang sedang dibaca akan disorot otomatis, dengan suara dari qari tepercaya.
Versi mudah: tidak perlu download folder audio. Semua suara qari diputar secara online melalui API audio resmi, lalu URL audio ayat diambil otomatis agar lebih kompatibel di Chrome/Safari. Cukup upload file HTML ini ke Cloudflare Pages dan pastikan koneksi internet aktif.
Pilih surat & rentang ayat, lalu klik Putar.
6.8 Bacaan Rukuk
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
Subḥāna rabbiyal-‘azhīmi wa biḥamdih
Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya.
Allāhumma laka sajadtu, wa bika āmantu, wa laka aslamtu, sajada wajhiya lilladzī khalaqahū wa shawwarahū, wa syaqqa sam‘ahū wa basharahū, tabārakallāhu aḥsanul-khāliqīn.
Ya Allah, hanya kepada-Mu aku bersujud, kepada-Mu aku beriman, dan kepada-Mu aku berserah diri. Wajahku bersujud kepada Dzat yang telah menciptakannya, membentuknya, serta membuka pendengaran dan penglihatannya. Maha Suci Allah, sebaik-baik pencipta.
Rekomendasi harian: gunakan Pilihan 2 — Subḥāna rabbiyal-a‘lā wa biḥamdih.
6.12 Bacaan Duduk di Antara Dua Sujud
Duduk di antara dua sujud adalah rukun sholat. Bacaannya sunnah, tetapi sangat dianjurkan. Cukup pilih salah satu.
Ya Tuhanku, ampunilah aku. Rahmatilah aku. Cukupkanlah kekuranganku. Angkatlah derajatku. Berilah aku rezeki. Berilah aku petunjuk. Berilah aku kesehatan. Dan maafkanlah aku.
As-salāmu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa raḥmatullāhi wa barakātuh.
As-salāmu ‘alainā wa ‘alā ‘ibādillāhish-shāliḥīn.
Asyhadu allā ilāha illallāh.
Wa asyhadu anna Muḥammadar-rasūlullāh.
Allāhumma shalli ‘alā sayyidinā Muḥammad.
Segala penghormatan yang penuh berkah, shalawat, dan kebaikan adalah milik Allah. Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan keberkahan-Nya tercurah kepadamu wahai Nabi. Semoga keselamatan tercurah kepada kami dan kepada hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad.
As-salāmu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa raḥmatullāhi wa barakātuh.
As-salāmu ‘alainā wa ‘alā ‘ibādillāhish-shāliḥīn.
Asyhadu allā ilāha illallāh.
Wa asyhadu anna Muḥammadar-rasūlullāh.
Allāhumma shalli ‘alā sayyidinā Muḥammad, wa ‘alā āli sayyidinā Muḥammad.
Kamā shallaita ‘alā sayyidinā Ibrāhīm, wa ‘alā āli sayyidinā Ibrāhīm.
Wa bārik ‘alā sayyidinā Muḥammad, wa ‘alā āli sayyidinā Muḥammad.
Kamā bārakta ‘alā sayyidinā Ibrāhīm, wa ‘alā āli sayyidinā Ibrāhīm.
Fil-‘ālamīna innaka ḥamīdum-majīd.
Segala penghormatan yang penuh berkah, shalawat, dan kebaikan adalah milik Allah. Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan keberkahan-Nya tercurah kepadamu wahai Nabi. Semoga keselamatan tercurah kepada kami dan kepada hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga junjungan kami Nabi Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan shalawat dan keberkahan kepada junjungan kami Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.
Allāhumma innī a‘ūdzu bika min ‘adzābi jahannam, wa min ‘adzābil-qabr, wa min fitnatil-maḥyā wal-mamāt, wa min syarri fitnatil-masīḥid-dajjāl.
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahannam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari keburukan fitnah Al-Masih Dajjal.
6.16 Salam
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ
As-salāmu ‘alaikum wa raḥmatullāh
Semoga keselamatan dan rahmat Allah tercurah kepada kalian.
7. Doa Qunut Subuh
Dalam Mazhab Syafi’i, qunut Subuh dibaca pada rakaat kedua setelah i’tidal dan sebelum sujud. Hukumnya sunnah ab‘adh. Jika lupa membaca qunut Subuh, disunnahkan melakukan sujud sahwi sebelum salam.
Allāhummahdinī fīman hadait, wa ‘āfinī fīman ‘āfait, wa tawallanī fīman tawallait, wa bārik lī fīmā a‘thait, wa qinī syarra mā qadhait.
Fa innaka taqdhī wa lā yuqdhā ‘alaik, wa innahū lā yadzillu man wālait, wa lā ya‘izzu man ‘ādait.
Tabārakta rabbanā wa ta‘ālait.
Falakal-ḥamdu ‘alā mā qadhait, astaghfiruka wa atūbu ilaik.
Wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muḥammadin-nabiyyil-ummiyyi, wa ‘alā ālihī wa shaḥbihī wa sallam.
Terjemah
Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan. Peliharalah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau pelihara. Berkahilah aku pada apa yang telah Engkau berikan. Lindungilah aku dari keburukan ketetapan-Mu. Sesungguhnya Engkaulah yang menetapkan, dan tidak ada yang dapat menetapkan atas-Mu. Sesungguhnya tidak akan hina orang yang Engkau lindungi, dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau. Bagi-Mu segala puji atas apa yang telah Engkau tetapkan. Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad, Nabi yang ummi, beserta keluarga dan para sahabatnya.
8. Panduan Sujud Sahwi
8.1 Pengertian
Sujud sahwi adalah sujud dua kali yang dilakukan karena lupa, ragu, atau terjadi kekurangan/kelebihan tertentu dalam sholat.
Dalam praktik Mazhab Syafi’i yang umum di Indonesia, sujud sahwi biasanya dilakukan sebelum salam, setelah selesai membaca tasyahud akhir dan shalawat.
8.2 Sebab-sebab Sujud Sahwi
Lupa tasyahud awal
Lupa duduk tasyahud awal
Lupa qunut Subuh menurut Mazhab Syafi’i
Ragu jumlah rakaat
Melakukan tambahan gerakan atau rakaat karena lupa
Salam sebelum sholat sempurna karena lupa, lalu segera ingat
8.3 Cara Sujud Sahwi Sebelum Salam
Selesaikan tasyahud akhir
Baca shalawat kepada Nabi ﷺ
Sebelum salam, bertakbir: Allāhu Akbar
Sujud sahwi pertama
Duduk di antara dua sujud
Sujud sahwi kedua
Duduk kembali
Salam ke kanan dan ke kiri
8.4 Bacaan Sujud Sahwi
Pilihan 1 — Bacaan Masyhur
سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُوْ
Subḥāna man lā yanāmu wa lā yashū
Maha Suci Allah yang tidak tidur dan tidak lupa.
Pilihan 2 — Bacaan Sujud Biasa
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Subḥāna rabbiyal-a‘lā wa biḥamdih
Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi dan segala puji bagi-Nya.
8.5 Jika Ragu Jumlah Rakaat Sebelum Salam
Rumus mudah: ambil jumlah rakaat yang paling sedikit, karena itulah yang lebih yakin. Kemudian sempurnakan sholat dan lakukan sujud sahwi sebelum salam.
Subuh Ragu 1 atau 2 rakaat → anggap 1, tambah 1 rakaat, lalu sujud sahwi.
Zuhur/Ashar/Isya Ragu 3 atau 4 rakaat → anggap 3, tambah 1 rakaat, lalu sujud sahwi.
Maghrib Ragu 2 atau 3 rakaat → anggap 2, tambah 1 rakaat, lalu sujud sahwi.
8.6 Jika Lupa Jumlah Rakaat Setelah Salam
Kondisi 1 — Hanya ragu-ragu, tidak yakin ada yang kurang
Abaikan keraguan tersebut. Jangan mengikuti waswas. Sholat tetap dianggap selesai dan sah.
Kondisi 2 — Yakin rakaat kurang dan baru ingat segera
Segera berdiri kembali
Tambahkan rakaat yang kurang
Duduk tasyahud akhir
Lakukan sujud sahwi
Salam kembali
Kondisi 3 — Yakin rakaat kurang tetapi baru ingat setelah lama
Jika jeda sudah lama, sudah banyak berbicara, sudah pergi jauh, atau sudah batal wudhu, sikap yang lebih hati-hati adalah mengulang sholat dari awal.
8.7 Jika Lupa Tasyahud Awal
Jika lupa tasyahud awal dan sudah terlanjur berdiri tegak ke rakaat berikutnya, jangan kembali duduk. Lanjutkan sholat, lalu lakukan sujud sahwi sebelum salam.
8.8 Jika Lupa Qunut Subuh
Jika lupa membaca qunut Subuh dan sudah sujud, jangan kembali berdiri. Lanjutkan sholat, lalu lakukan sujud sahwi sebelum salam.
8.9 Jika Lupa Sujud Sahwi
Jika baru ingat segera setelah salam, boleh duduk kembali, sujud sahwi dua kali, lalu salam kembali. Jika baru ingat setelah lama, tidak perlu kembali untuk sujud sahwi. Sholat tetap sah karena sujud sahwi hukumnya sunnah dalam Mazhab Syafi’i.
8.10 Ringkasan Cepat
Ragu sebelum salam → ambil jumlah lebih sedikit, sempurnakan, sujud sahwi.
Ragu setelah salam → abaikan jika hanya waswas.
Yakin kurang setelah salam dan baru sebentar → tambah rakaat, tasyahud, sujud sahwi, salam.
Yakin kurang setelah salam tetapi sudah lama → ulangi sholat dari awal.
Lupa tasyahud awal atau qunut Subuh → lanjutkan sholat, sujud sahwi sebelum salam.
Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu, wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr
Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
10. Checklist Sholat Fardhu Sehari-hari
Sebelum Sholat
Sudah masuk waktu sholat
Sudah berwudhu
Badan, pakaian, dan tempat suci dari najis
Aurat tertutup
Menghadap kiblat
Niat karena Allah
Saat Sholat
Niat hadir di hati
Takbiratul ihram benar
Al-Fatihah dibaca setiap rakaat
Rukuk, i’tidal, sujud, dan duduk dilakukan dengan tuma’ninah
Tasyahud akhir dan shalawat dibaca
Salam pertama dilakukan
Setelah Sholat
Membaca istighfar
Berdzikir
Berdoa
Menjaga akhlak setelah sholat
Menjadikan sholat sebagai pengingat untuk taat kepada Allah
Prioritas Hafalan
Takbiratul ihram
Surat Al-Fatihah
Bacaan rukuk
Bacaan i’tidal
Bacaan sujud
Bacaan duduk di antara dua sujud
Tasyahud akhir
Shalawat kepada Nabi ﷺ
Salam
Doa iftitah, tasyahud awal, qunut Subuh, doa sebelum salam, dan dzikir setelah sholat
🤲 Penutup
11. Kesimpulan
Rukun sholat adalah bagian utama yang menentukan sah atau tidaknya sholat. Sunnah sholat adalah penyempurna yang membuat sholat lebih indah, lebih lengkap, dan lebih bernilai di sisi Allah.
Dalam sholat sehari-hari, hal yang paling penting untuk dijaga adalah ikhlas, syarat sah, rukun, Al-Fatihah, tuma’ninah, tidak tergesa-gesa, menghadirkan hati, dan tertib dari awal sampai akhir.
Sholat yang baik bukan hanya benar secara gerakan dan bacaan, tetapi juga menghadirkan hati yang tunduk, tenang, dan sadar bahwa diri sedang menghadap Allah.
Semoga Allah menerima sholat kita, memperbaiki kekurangan kita, dan menjadikan sholat sebagai cahaya dalam kehidupan sehari-hari.
Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin.
Informasi Dokumen
Tanggal pembuatan: 18 Juni 2026 • Disusun oleh: MJ
Disclaimer: Panduan ini disusun menurut Mazhab Syafi’i yang umum diamalkan di Indonesia. Perbedaan praktik dalam mazhab lain tetap dihormati.
Disclaimer Audio: Audio TTS dinonaktifkan. Bacaan Al-Qur’an ditautkan ke rekaman qari tepercaya. Bacaan doa non-Qur’an perlu file MP3 tervalidasi sebelum ditambahkan.